Puisi: Di Tengah Rindu

spot_imgspot_imgspot_img

Di Tengah Rindu

Ceurik di tengah wengi, angin ngahudang
Rindu ka ayah, nu teu aya di dieu
Kuring inget cara ngadenge sora
Saperti asihna nu teu bisa leungit

Pangharepan kuring, mun bisa uih
Sakali deui, nyaksian senyum na
Di palemahan ieu, rasa keur kalis
Keur kieu, nya ahirna nyampur

Ngahaja ngado’a di unggal peuting
Mugia kersa manggihan jalan

Tangerang, Agustus 2024

***

Di Tengah Rindu

Tangisan di tengah malam, angin membangunkan
Rindu kepada ayah, yang tiada di sini
Aku ingat cara mendengar suaranya
Seperti kasihnya yang tak bisa hilang

Harapan ku, jika bisa pulang
Sekali lagi, melihat senyumnya
Di tempat ini, rasa seperti hampa
Seperti ini, akhirnya menjadi campur

Kuharapkan doa setiap malam
Semoga diberi jalan untuk bertemu

Tangerang, Agustus 2024

spot_imgspot_imgspot_img
Muhamad Dupi
Muhamad Dupi
Seorang mahasiswa dengan minat utama dalam menulis puisi, cerpen, artikel, fiksi, non-fiksi dan melukis. Saya memiliki minat besar dalam menulis dan terus berkembang dalam bidang ini. Selain menulis, saya juga menikmati membaca buku - buku inspiratif dan menjelajahi ide-ide baru untuk karya-karya saya berikutnya.
- Iklan -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini