Puisi: Gebyah Uyah

spot_imgspot_imgspot_img

Gebyah Uyah

Serikantha renget dhong diesogaken banyu gemulak
Nyerosok watu aji teka tegalan
Aja kari ulih tadhong sembarang kalir
Munggah alem taping mungkir janjen
Nerak raos wirang
Gemuyu sareng tatu
Sing ana abane
Gerimeng jero ati
Nggeget lambe tutug gayaren

Ketapang, 04 September 2025

***

Semua Dianggap Sama

Kaca pembesar retak saat dituangkan air mendidih
Mengambil batu permata dari tanah lapang
Jangan terlalu banyak meminta barang apa saja
Ingin dipuji tapi mengingkari janji
Melawan rasa malu
Tertawa bersama luka
Tidak ada suaranya
Bergumam dalam hati
Menahan amarah sampai gemetar

Ketapang, 04 September 2025

spot_imgspot_imgspot_img
Amanda Amalia Putri
Amanda Amalia Putri
Lahir di Banyuwangi, 28 Februari 2004. Mengisi waktu luangnya dengan menulis puisi. Puisi-puisinya termuat di Banera.id, Bantenhejo.com, biliksastra, darus.id, KBANEWS, Madurapers, Mbludus.com, MediaKTM, NOLESA.COM, Riausastra.com, Salik.id, pronesiata.id, SumenepNews.com, dan sepenuhnya.com. Beberapa puisinya termuat dalam buku antologi bersama antara lain: Pengembara Rindu(2020), Senandung Bait Cinta Pertama(2023), Gugur Cinta ke Pelukan Rindu(2023), Rahasia Hati Yang Tak Pernah Terucap(2023), Simpul Rasa(2023), dan Aku di Garis Penantian(2024), Jejak Masa lalu(2025), dan Luka yang tak Bersuara(2025).Berikut media sosialnya: IG: amandaap2802, Email: amandaamaliaap36@gmail.com,dan No.WA: 083115607082.
- Iklan -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini