Puisi: Holong Napogos di Tano Batak

spot_imgspot_imgspot_img

Holong Napogos di Tano Batak

Aek Toba marolop sinanggar,
Angin na busuk mangido tondi,
Di tano pusuk na pinarsanggar,
Holong naso tung taruli.

Di dolok tinggi marimbang bagas,
Di tano hatubuan ompunta,
Molo jauh ma ho di magodang,
Tung tading ma ho di rohangta.

Unang lilu sian asalmu,
Unang lupahon hata ompunta,
Datu parjalangan tu bangso i,
Tung manortor, marhata, manganta.

Holong do sada hita sude,
Marpakkat roha marhitei sada,
Molo ummuli ho tu huta i,
Tarsongon cinta, ranto dohot bangsa.

***

Cinta yang Mendalam di Tanah Batak

Danau Toba berkilau terang,
Angin sejuk membangkitkan jiwa,
Di tanah leluhur yang disayang,
Cinta tak akan pernah sirna.

Di bukit tinggi berdiri megah,
Di tanah warisan para leluhur,
Meski jauh merantau pergi,
Hatimu tetap di kampung halaman.

Jangan lupakan asalmu,
Jangan tinggalkan petuah leluhur,
Jalan yang ditempuh oleh bangsa,
Tetap menari, berbicara, dan bernyanyi.

Cinta itu milik kita semua,
Bersatu hati, tetap bersama,
Saat engkau kembali ke tanah ini,
Terasa cinta, kampung halaman, dan bangsa.

spot_imgspot_imgspot_img
Aisyah Nur Hanifah
Aisyah Nur Hanifah
Aisyah Nur Hanifah, M.Pd, lahir di PMKS Indosawit pada 13 Maret 1998, adalah seorang penulis berbakat. Lulusan Pascasarjana Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret ini aktif menulis dan telah menerbitkan beberapa karya, termasuk novel *My Love in Air* serta buku sejarah *Perjalanan Syiar Syekh Mustafa Al-Khalidiyah bin Mahrum Mohammad Bqir dalam Menyebarkan Agama Islam Sei Tabir - Pelalawan (1862-1880)*. Selain itu, ia juga berkontribusi sebagai content writer di Pikiran Rakyat Media Network, serta menulis cerpen remaja sejak 2015 di berbagai blog dan platform seperti Kwikku.com dan Novelme.com.
- Iklan -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini