Bingke, Inisiatif Agen Pelindungan Bahasa dan Sastra untuk Merawat Aksara Daerah

spot_imgspot_imgspot_img

Sanggam ID – Agen Pelindungan Bahasa dan Sastra Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat, Listi Mora Rangkuti, menggagas kegiatan Bingke (Bincang Sastra dan Penampilan Kreatif) sebagai upaya merawat bahasa, sastra, dan aksara daerah. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Kalbar dan sejumlah komunitas sastra serta literasi, seperti Komunitas Suara Literasi Membara, Komunitas Perempuan Penulis Khatulistiwa Bekate, dan Sanggar Setia.

Kegiatan yang bertajuk Semarak Hari Aksara Internasional tersebut digelar pada Sabtu, 6 September 2025, di Aula Khatulistiwa Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat.

“Bingke menjadi ruang kolaborasi agar masyarakat, khususnya komunitas, dapat ikut serta dalam menjaga bahasa dan sastra daerah,” jelas Listi Mora Rangkuti.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat, Dr. Uniawati, S.Pd., M.Hum., yang hadir sebagai narasumber utama menekankan pentingnya aksara dalam memberantas buta huruf.

“Aksara merupakan denyut nadi peradaban bangsa. Oleh sebab itu, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama dengan mengambil peran masing-masing,” ujarnya.

Dalam bincang sastra yang dimoderatori langsung oleh Agen Pelindungan, Kepala Balai mengungkapkan masih banyak warisan budaya di Kalimantan Barat yang menyimpan aksara, seperti hiasan atap Istana Kesultanan Alkadriyah dan naskah lama beraksara Arab Melayu. Menurutnya, fakta ini menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut untuk membuktikan keberadaan aksara lokal.

Selain bincang sastra, acara semakin semarak dengan penampilan syair, teater, puisi, tundang, hingga lomba mewarnai aksara Arab Melayu. Suasana kebersamaan antara Agen Pelindungan, Balai Bahasa, komunitas, dan masyarakat mencerminkan semangat menjaga serta menghidupkan bahasa, sastra, dan aksara di Bumi Khatulistiwa.

spot_imgspot_imgspot_img
Sanggam ID
Sanggam IDhttps://sanggam.id
Sanggam ID menerima kiriman karya pantun, puisi, cerpen, esai, opini, naskah drama, resensi buku, tulisan sejarah, sastra dan budaya nusantara dengan mengunakan dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah.
- Iklan -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini